📧 alim0355@gmail.com  |  📞 +60-19-5579276
Facebook YouTube Telegram   
Qur'anScience

Qur'anScience

Illuminating the Qur'an Through Science

Laman Utama Tentang Kami Artikel eBook Hubungi Kami DermaDonate
✦ Siri eBook Al-Quran: Sains & Kesihatan ✦
✦ Quran eBook Series: Science & Health ✦
سُورَةُ الْعَادِيَاتِ

Surah Al-'Adiyat

"Kuda yang Berlari Kencang" — Manusia yang Kufur Nikmat dan Cinta Harta

"The Chargers" — Man's Ingratitude and Love of Wealth

100
Nombor SurahSurah Number
11
Jumlah AyatTotal Verses
Makkiyyah
Jenis SurahSurah Type
Juz 30
KedudukanLocation
Ayat 6–8
Kufur NikmatIngratitude
📖 Surah Al-'Adiyat ① Maklumat AsasBasic Info ② Teks & TerjemahanText & Translation ③ TafsirCommentary ④ I'jaz IlmiQuran & Science ⑤ Hadis BerkaitanRelated Hadith ⑥ Panduan Amali & DoaPractice & Supplication
Bahagian 1
Section 1

Pengenalan Surah

Introduction

إِنَّ ٱلْإِنسَـٰنَ لِرَبِّهِۦ لَكَنُودٌۭ ٦
"Sesungguhnya manusia sangat tidak bersyukur akan nikmat Tuhannya." — Al-'Adiyat 100:6
"truly, man is ungrateful to his Lord," — Al-'Adiyat 100:6
وَإِنَّهُۥ لِحُبِّ ٱلْخَيْرِ لَشَدِيدٌ ٨
"Dan sesungguhnya ia melampau sangat sayangkan harta (secara tamak haloba)." — Al-'Adiyat 100:8
"and indeed he is intense in his love of wealth." — Al-'Adiyat 100:8

Surah Al-'Adiyat (الْعَادِيَاتِ) — “Kuda yang Berlari Kencang” — ialah surah ke-100 dalam al-Qur’an, terletak dalam Juzuk 30 (Juz 'Amma). Surah ini mengandungi 11 ayat dan diturunkan di Makkah al-Mukarramah.

Surah Al-'Adiyat — "The Chargers" — is the 100th surah of the Qur'an, in Juz 30 (Juz 'Amma). It has 11 verses and was revealed in Makkah.

Surah ini memberi peringatan tentang sifat keingkaran dan ketamakan dalam diri manusia. Gambaran kuda perang yang gagah, setia dan taat digunakan sebagai perbandingan dengan manusia yang sering lupa nikmat Tuhannya dan sibuk mengejar harta. Menurut sebahagian ulama tafsir, ayat-ayat awalnya menggambarkan kuda-kuda perang dalam ekspedisi Islam; menurut pendapat lain, ia merujuk kepada unta-unta jemaah haji. Kedua-dua tafsiran membawa mesej yang sama — Allah Maha Mengetahui segala perbuatan manusia.

The surah warns of the ingratitude and greed within man. The image of brave, loyal and obedient war horses contrasts with people who forget their Lord's blessings and chase wealth. Some exegetes say the opening verses describe war horses on Muslim expeditions; others say they refer to the camels of pilgrims. Both carry the same message — Allah knows all that people do.

Nama Surah (Arab)سُورَةُ الْعَادِيَاتِ
Makna NamaKuda yang Berlari Kencang
Nombor Surah100
Bilangan Ayat11 ayat
Juzuk30 (Juz 'Amma)
Jenis WahyuMakkiyyah (diturunkan di Makkah)
Tema UtamaSifat manusia yang tidak bersyukur dan hakikat hari pembalasan
Surah Sebelum / SelepasAz-Zalzalah (99) / Al-Qari'ah (101)
Surah Name (Arabic)سُورَةُ الْعَادِيَاتِ
MeaningThe Chargers / The Racing Horses
Surah Number100
Total Verses11 verses
Juz30 (Juz 'Amma)
RevelationMakkan (revealed in Makkah)
Main ThemeHuman ingratitude and the reality of the Day of Recompense
Previous / Next SurahAz-Zalzalah (99) / Al-Qari'ah (101)
Bahagian 2
Section 2

Teks Penuh & Terjemahan

Full Text & Translation

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Ayat 1
Verse 1
وَٱلْعَـٰدِيَـٰتِ ضَبْحًۭا ١
"Demi Kuda Perang yang tangkas berlari dengan kedengaran kencang nafasnya,"
"By the racers, panting,"
Ayat 2
Verse 2
فَٱلْمُورِيَـٰتِ قَدْحًۭا ٢
"Serta mencetuskan api dari telapak kakinya,"
"striking sparks (with their hooves),"
Ayat 3
Verse 3
فَٱلْمُغِيرَٰتِ صُبْحًۭا ٣
"Dan meluru menyerbu musuh pada waktu subuh,"
"charging at dawn,"
Ayat 4
Verse 4
فَأَثَرْنَ بِهِۦ نَقْعًۭا ٤
"Sehingga menghamburkan debu pada waktu itu,"
"stirring up clouds of dust,"
Ayat 5
Verse 5
فَوَسَطْنَ بِهِۦ جَمْعًا ٥
"Lalu menggempur ketika itu di tengah-tengah kumpulan musuh;"
"and storming into the midst of the enemy —"
Ayat 6
Verse 6
إِنَّ ٱلْإِنسَـٰنَ لِرَبِّهِۦ لَكَنُودٌۭ ٦
"Sesungguhnya manusia sangat tidak bersyukur akan nikmat Tuhannya."
"truly, man is ungrateful to his Lord,"
Ayat 7
Verse 7
وَإِنَّهُۥ عَلَىٰ ذَٰلِكَ لَشَهِيدٌۭ ٧
"Dan sesungguhnya ia (dengan bawaannya) menerangkan dengan jelas keadaan yang demikian;"
"and indeed he is a witness to that,"
Ayat 8
Verse 8
وَإِنَّهُۥ لِحُبِّ ٱلْخَيْرِ لَشَدِيدٌ ٨
"Dan sesungguhnya ia melampau sangat sayangkan harta (secara tamak haloba)."
"and indeed he is intense in his love of wealth."
Ayat 9
Verse 9
۞ أَفَلَا يَعْلَمُ إِذَا بُعْثِرَ مَا فِى ٱلْقُبُورِ ٩
"(Patutkah ia bersikap demikian?) Tidakkah ia mengetahui (bagaimana keadaan) ketika dibongkarkan segala yang ada dalam kubur?"
"Does he not know — when what is in the graves is scattered out"
Ayat 10
Verse 10
وَحُصِّلَ مَا فِى ٱلصُّدُورِ ١٠
"Dan dikumpul serta didedahkan segala yang terpendam dalam dada?"
"and what is in the breasts is brought to light —"
Ayat 11
Verse 11
إِنَّ رَبَّهُم بِهِمْ يَوْمَئِذٍۢ لَّخَبِيرٌۢ ١١
"Sesungguhnya Tuhan mereka Maha Mengetahui dengan mendalam tentang (balasan yang diberikanNya kepada) mereka - pada hari itu."
"that their Lord, on that Day, is fully aware of them?"
📝 Nota: Terjemahan Bahasa Melayu: Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (Abdullah Muhammad Basmeih), JAKIM. Terjemahan Inggeris ialah terjemahan ringkas maksud ayat.
📝 Note: The Malay translation follows Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (Abdullah Muhammad Basmeih), JAKIM. The English is a concise rendering of the meaning.
Bahagian 3
Section 3

Tafsir Ayat Demi Ayat

Verse-by-Verse Commentary

Ayat 1–5: Gambaran Kuda Perang yang Gagah

Verses 1–5: The Brave War Horses

وَٱلْعَـٰدِيَـٰتِ ضَبْحًۭا ١
"Demi Kuda Perang yang tangkas berlari dengan kedengaran kencang nafasnya," — Al-'Adiyat 100:1
"By the racers, panting," — Al-'Adiyat 100:1
فَٱلْمُورِيَـٰتِ قَدْحًۭا ٢
"Serta mencetuskan api dari telapak kakinya," — Al-'Adiyat 100:2
"striking sparks (with their hooves)," — Al-'Adiyat 100:2
فَٱلْمُغِيرَٰتِ صُبْحًۭا ٣
"Dan meluru menyerbu musuh pada waktu subuh," — Al-'Adiyat 100:3
"charging at dawn," — Al-'Adiyat 100:3
فَأَثَرْنَ بِهِۦ نَقْعًۭا ٤
"Sehingga menghamburkan debu pada waktu itu," — Al-'Adiyat 100:4
"stirring up clouds of dust," — Al-'Adiyat 100:4
فَوَسَطْنَ بِهِۦ جَمْعًا ٥
"Lalu menggempur ketika itu di tengah-tengah kumpulan musuh;" — Al-'Adiyat 100:5
"and storming into the midst of the enemy —" — Al-'Adiyat 100:5

Allah bersumpah dengan kuda-kuda perang yang berlari kencang hingga terdengar bunyi nafas terengah-engah. Kuku kuda memukul batu dan memercikkan bunga api dalam kegelapan; kemudian mereka menyerbu pada waktu subuh, menerbangkan debu tebal dan masuk ke tengah-tengah barisan musuh. Gambaran ini menunjukkan makhluk yang menjalankan tugasnya dengan penuh kesetiaan — berbeza dengan manusia yang sering kufur kepada nikmat Allah.

Allah swears by war horses racing so hard their panting is heard. Their hooves strike stone and spark in the darkness; then they charge at dawn, raise thick dust and plunge into the enemy's midst. The image shows creatures fulfilling their task with full loyalty — unlike people who often deny Allah's blessings.

Ayat 6–8: Sifat Manusia yang Kufur dan Cinta Harta

Verses 6–8: Man's Ingratitude and Love of Wealth

إِنَّ ٱلْإِنسَـٰنَ لِرَبِّهِۦ لَكَنُودٌۭ ٦
"Sesungguhnya manusia sangat tidak bersyukur akan nikmat Tuhannya." — Al-'Adiyat 100:6
"truly, man is ungrateful to his Lord," — Al-'Adiyat 100:6
وَإِنَّهُۥ عَلَىٰ ذَٰلِكَ لَشَهِيدٌۭ ٧
"Dan sesungguhnya ia (dengan bawaannya) menerangkan dengan jelas keadaan yang demikian;" — Al-'Adiyat 100:7
"and indeed he is a witness to that," — Al-'Adiyat 100:7
وَإِنَّهُۥ لِحُبِّ ٱلْخَيْرِ لَشَدِيدٌ ٨
"Dan sesungguhnya ia melampau sangat sayangkan harta (secara tamak haloba)." — Al-'Adiyat 100:8
"and indeed he is intense in his love of wealth." — Al-'Adiyat 100:8

Kanud bermaksud orang yang sangat kufur nikmat, yang tidak menghargai pemberian Tuhannya. Manusia sendiri menjadi saksi terhadap keingkarannya apabila ia sibuk mengejar harta, lupa bersyukur dan meninggalkan kewajipan kepada Allah. Ayat ini menyentuh kelemahan asasi manusia — kecintaan berlebihan kepada harta dan dunia.

Kanud means one who is deeply ungrateful and does not value his Lord's gifts. Man himself bears witness to this when he chases wealth, forgets to give thanks and neglects his duties to Allah. The verses touch a basic human weakness — excessive love of wealth and the world.

Ayat 9–11: Peringatan Hari Kiamat

Verses 9–11: A Reminder of the Last Day

۞ أَفَلَا يَعْلَمُ إِذَا بُعْثِرَ مَا فِى ٱلْقُبُورِ ٩
"(Patutkah ia bersikap demikian?) Tidakkah ia mengetahui (bagaimana keadaan) ketika dibongkarkan segala yang ada dalam kubur?" — Al-'Adiyat 100:9
"Does he not know — when what is in the graves is scattered out" — Al-'Adiyat 100:9
وَحُصِّلَ مَا فِى ٱلصُّدُورِ ١٠
"Dan dikumpul serta didedahkan segala yang terpendam dalam dada?" — Al-'Adiyat 100:10
"and what is in the breasts is brought to light —" — Al-'Adiyat 100:10
إِنَّ رَبَّهُم بِهِمْ يَوْمَئِذٍۢ لَّخَبِيرٌۢ ١١
"Sesungguhnya Tuhan mereka Maha Mengetahui dengan mendalam tentang (balasan yang diberikanNya kepada) mereka - pada hari itu." — Al-'Adiyat 100:11
"that their Lord, on that Day, is fully aware of them?" — Al-'Adiyat 100:11

Allah mengingatkan manusia tentang Hari Kebangkitan — semua yang tersimpan dalam kubur akan dibangkitkan dan semua rahsia dalam dada akan didedahkan. Frasa huṣṣila mā fiṣ-ṣudūr menggambarkan bahawa Allah mengetahui bukan sahaja perbuatan zahir, tetapi juga niat batin, emosi tersembunyi dan rahsia hati — peringatan paling mendalam tentang akauntabiliti di hadapan Allah.

Allah reminds people of the Resurrection — all in the graves will be raised and every secret in the breasts exposed. The phrase hussila ma fis-sudur shows that Allah knows not only outward deeds but inner intentions, hidden emotions and secrets of the heart — the deepest reminder of accountability before Allah.

Bahagian 4
Section 4

Al-Qur’an & Sains

Quran & Science

4.1 Psikologi Ketamakan dan Kecintaan Harta

4.1 The Psychology of Greed and Love of Wealth

وَإِنَّهُۥ لِحُبِّ ٱلْخَيْرِ لَشَدِيدٌ ٨
"Dan sesungguhnya ia melampau sangat sayangkan harta (secara tamak haloba)." — Al-'Adiyat 100:8
"and indeed he is intense in his love of wealth." — Al-'Adiyat 100:8
🔬 Kajian Sains: Kajian neuroekonomi oleh Brian Knutson dan rakan-rakan (Stanford University, 2001) mendapati kawasan otak nucleus accumbens diaktifkan oleh jangkaan mendapat ganjaran wang.
Kahneman & Tversky (1979) — Prospect Theory: manusia lebih takut kehilangan harta berbanding gembira mendapat keuntungan yang sama (loss aversion).
Kasser (2002, The High Price of Materialism): nilai kebendaan yang berlebihan dikaitkan dengan kesejahteraan yang lebih rendah dan kebimbangan yang lebih tinggi.
🔬 Research: Neuroeconomic research by Brian Knutson and colleagues (Stanford University, 2001) found the nucleus accumbens is activated by anticipating monetary reward.
Kahneman & Tversky (1979) — Prospect Theory: people fear losing wealth more than they enjoy an equal gain (loss aversion).
Kasser (2002, The High Price of Materialism): excessive materialistic values are linked with lower well-being and higher anxiety.

4.2 Rahsia dalam Dada — Sains Emosi

4.2 Secrets of the Breast — The Science of Emotion

وَحُصِّلَ مَا فِى ٱلصُّدُورِ ١٠
"Dan dikumpul serta didedahkan segala yang terpendam dalam dada?" — Al-'Adiyat 100:10
"and what is in the breasts is brought to light —" — Al-'Adiyat 100:10
🧠 Neurologi Emosi: Dr. Antonio Damasio (2003, Looking for Spinoza) menunjukkan bahawa emosi — melalui amygdala, sistem limbik dan 'penanda somatik' dalam tubuh — sering mempengaruhi keputusan tanpa disedari.
Teknologi fMRI dapat mengesan corak aktiviti otak berkaitan emosi, tetapi tidak dapat 'membaca' isi hati secara tepat. Hanya Allah yang benar-benar mengetahui apa yang tersimpan dalam dada.
Kajian epigenetik menunjukkan tekanan emosi dan trauma boleh meninggalkan kesan pada ekspresi gen.
🧠 Neuroscience of Emotion: Dr Antonio Damasio (2003, Looking for Spinoza) showed that emotions — via the amygdala, limbic system and 'somatic markers' in the body — often shape decisions unconsciously.
fMRI can detect brain activity patterns linked with emotion, but cannot precisely 'read' the heart. Only Allah truly knows what lies in the breasts.
Epigenetic research shows emotional stress and trauma can leave marks on gene expression.

4.3 Kuda Perang dan Fisiologi

4.3 War Horses and Physiology

وَٱلْعَـٰدِيَـٰتِ ضَبْحًۭا ١
"Demi Kuda Perang yang tangkas berlari dengan kedengaran kencang nafasnya," — Al-'Adiyat 100:1
"By the racers, panting," — Al-'Adiyat 100:1
فَٱلْمُورِيَـٰتِ قَدْحًۭا ٢
"Serta mencetuskan api dari telapak kakinya," — Al-'Adiyat 100:2
"striking sparks (with their hooves)," — Al-'Adiyat 100:2
🐎 Fakta Sains Haiwan: Perkataan dhabhan merujuk kepada bunyi pernafasan kuda yang berlari pantas. Ketika berlari kencang, kadar pernafasan kuda boleh mencecah kira-kira 120–150 kali seminit, berbanding 8–16 kali semasa rehat.
Semasa gallop, pernafasan kuda diselaraskan dengan langkahnya — satu nafas bagi setiap langkah (locomotor-respiratory coupling).
Kuda Thoroughbred boleh berlari kira-kira 70 km/j; Quarter Horse mencecah kira-kira 88 km/j dalam pecutan jarak dekat.
Hentakan kuku pada batu keras (seperti batu api) boleh menghasilkan serpihan kecil yang cukup panas untuk bercahaya — bunga api yang disebut dalam ayat 2.
🐎 Animal Science Facts: Dhabhan refers to the sound of a galloping horse's breathing. At full gallop a horse may breathe about 120–150 times a minute, versus 8–16 at rest.
At the gallop, breathing is synchronised with stride — one breath per stride (locomotor-respiratory coupling).
Thoroughbreds can run about 70 km/h; Quarter Horses reach about 88 km/h over short sprints.
Hooves striking hard stone (such as flint) can throw off tiny particles hot enough to glow — the sparks mentioned in verse 2.
Bahagian 5
Section 5

Hadis Berkaitan

Related Hadith

☾ Hadis 1 — Sombong Walau Seberat Zarah
☾ Hadith 1 — Arrogance Even an Atom's Weight

وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، وَمُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، وَإِبْرَاهِيمُ بْنُ دِينَارٍ، جَمِيعًا عَنْ يَحْيَى بْنِ حَمَّادٍ، - قَالَ ابْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ حَمَّادٍ، - أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ، عَنْ أَبَانَ بْنِ تَغْلِبَ، عَنْ فُضَيْلٍ الْفُقَيْمِيِّ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ النَّخَعِيِّ، عَنْ عَلْقَمَةَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ ‏"‏ لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ رَجُلٌ إِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ أَنْ يَكُونَ ثَوْبُهُ حَسَنًا وَنَعْلُهُ حَسَنَةً ‏.‏ قَالَ ‏"‏ إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ ‏"‏ ‏.‏

Daripada ‘Abdullah bin Mas‘ud رضي الله عنه, daripada Nabi ﷺ, Baginda bersabda:
“Tidak akan masuk syurga sesiapa yang di dalam hatinya terdapat sebesar zarah daripada sifat sombong.” Seorang lelaki berkata: “Sesungguhnya seseorang suka pakaiannya cantik dan kasutnya cantik.” Baginda bersabda: “Sesungguhnya Allah itu Maha Indah dan Dia menyukai keindahan. Sombong itu ialah menolak kebenaran dan memandang rendah kepada manusia.”
'Abdullah bin Mas'ud reported that the Prophet ﷺ said: "No one will enter Paradise who has an atom's weight of arrogance in his heart." A man said: "A man likes his clothes and shoes to be fine." He said: "Allah is Beautiful and loves beauty. Arrogance is rejecting the truth and looking down on people."
Riwayat: Sahih Muslim (91) — Kitab al-Iman
Sanad: Muhammad bin al-Muthanna, Muhammad bin Basysyar & Ibrahim bin Dinar → Yahya bin Hammad → Syu'bah → Aban bin Taghlib → Fudail al-Fuqaimi → Ibrahim an-Nakha'i → 'Alqamah → 'Abdullah bin Mas'ud RA
Narrated in: Sahih Muslim (91) — Book of Faith
Chain: Muhammad bin al-Muthanna, Muhammad bin Basysyar & Ibrahim bin Dinar → Yahya bin Hammad → Syu'bah → Aban bin Taghlib → Fudail al-Fuqaimi → Ibrahim an-Nakha'i → 'Alqamah → 'Abdullah bin Mas'ud RA
✔ Sahih
☾ Hadis 2 — “Hartaku, Hartaku!” (Ayat 8)
☾ Hadith 2 — "My Wealth, My Wealth!" (Verse 8)

حَدَّثَنَا هَدَّابُ بْنُ خَالِدٍ، حَدَّثَنَا هَمَّامٌ، حَدَّثَنَا قَتَادَةُ، عَنْ مُطَرِّفٍ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ أَتَيْتُ النَّبِيَّ ﷺ وَهُوَ يَقْرَأُ ‏{‏ أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ‏}‏ قَالَ ‏"‏ يَقُولُ ابْنُ آدَمَ مَالِي مَالِي - قَالَ - وَهَلْ لَكَ يَا ابْنَ آدَمَ مِنْ مَالِكَ إِلاَّ مَا أَكَلْتَ فَأَفْنَيْتَ أَوْ لَبِسْتَ فَأَبْلَيْتَ أَوْ تَصَدَّقْتَ فَأَمْضَيْتَ ‏"‏ .‏

Daripada Mutarrif, daripada bapanya رضي الله عنه: Aku datang kepada Nabi ﷺ ketika Baginda sedang membaca Alhakumut-takathur. Kemudian Baginda bersabda:
“Anak Adam berkata: ‘Hartaku, hartaku!’ Wahai anak Adam, adakah milikmu daripada hartamu itu melainkan apa yang engkau makan lalu habis, atau yang engkau pakai lalu lusuh, atau yang engkau sedekahkan lalu engkau simpan (untuk akhirat)?”
Mutarrif reported from his father: I came to the Prophet ﷺ while he was reciting Alhakumut-takathur, and he said: "The son of Adam says, 'My wealth, my wealth!' But O son of Adam, what of your wealth is truly yours except what you ate and consumed, wore and wore out, or gave in charity and sent ahead?"
Riwayat: Sahih Muslim (2958) — Kitab az-Zuhd wa ar-Raqa'iq
Sanad: Haddab bin Khalid → Hammam → Qatadah → Mutarrif → bapanya ('Abdullah bin asy-Syikhkhir) RA
Narrated in: Sahih Muslim (2958) — Book of Asceticism
Chain: Haddab bin Khalid → Hammam → Qatadah → Mutarrif → his father ('Abdullah bin asy-Syikhkhir) RA
✔ Sahih
☾ Hadis 3 — Satu Lembah Emas Tidak Pernah Cukup (Ayat 8)
☾ Hadith 3 — One Valley of Gold Is Never Enough (Verse 8)

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ، عَنْ صَالِحٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، قَالَ أَخْبَرَنِي أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ ‏"‏ لَوْ أَنَّ لاِبْنِ آدَمَ وَادِيًا مِنْ ذَهَبٍ أَحَبَّ أَنْ يَكُونَ لَهُ وَادِيَانِ، وَلَنْ يَمْلأَ فَاهُ إِلاَّ التُّرَابُ، وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَى مَنْ تَابَ ‏"‏‏.‏

Daripada Anas bin Malik رضي الله عنه, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sekiranya anak Adam memiliki satu lembah emas, nescaya dia ingin memiliki dua lembah. Dan tidak akan memenuhi mulutnya melainkan tanah. Dan Allah menerima taubat orang yang bertaubat.”
Anas bin Malik reported that the Messenger of Allah ﷺ said: "If the son of Adam had a valley of gold, he would love to have two. Nothing will fill his mouth but dust, and Allah accepts the repentance of whoever repents."
Riwayat: Sahih al-Bukhari (6439) — Kitab ar-Riqaq; juga Muslim (1048)
Sanad: 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah → Ibrahim bin Sa'd → Salih → Ibn Syihab → Anas bin Malik RA
Narrated in: Sahih al-Bukhari (6439) — Book of Softening the Heart; also Muslim (1048)
Chain: 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah → Ibrahim bin Sa'd → Salih → Ibn Syihab → Anas bin Malik RA
✔ Sahih (Muttafaqun ‘alaih)
☾ Hadis 4 — Jadilah Seperti Orang Asing di Dunia (Ayat 9)
☾ Hadith 4 — Be in This World Like a Stranger (Verse 9)

حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلاَنَ، حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ لَيْثٍ، عَنْ مُجَاهِدٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، قَالَ أَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ بِمِنْكَبِي فَقَالَ ‏"‏ كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيلٍ وَعُدَّ نَفْسَكَ فِي أَهْلِ الْقُبُورِ ‏"‏ ‏.‏ فَقَالَ لِي ابْنُ عُمَرَ إِذَا أَصْبَحْتَ فَلاَ تُحَدِّثْ نَفْسَكَ بِالْمَسَاءِ وَإِذَا أَمْسَيْتَ فَلاَ تُحَدِّثْ نَفْسَكَ بِالصَّبَاحِ وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَمِنْ حَيَاتِكَ قَبْلَ مَوْتِكَ فَإِنَّكَ لاَ تَدْرِي يَا عَبْدَ اللَّهِ مَا اسْمُكَ غَدًا

Daripada Ibn ‘Umar رضي الله عنهما: Rasulullah ﷺ memegang bahuku lalu bersabda:
“Jadilah engkau di dunia ini seolah-olah orang asing atau seorang musafir, dan anggaplah dirimu termasuk dalam kalangan penghuni kubur.” Ibn ‘Umar berkata: “Apabila engkau berada pada waktu pagi, janganlah menunggu petang; dan apabila engkau berada pada waktu petang, janganlah menunggu pagi. Ambillah peluang daripada sihatmu sebelum sakitmu, dan daripada hidupmu sebelum matimu.”
Ibn 'Umar said: The Messenger of Allah ﷺ took hold of my shoulder and said: "Be in this world as if you were a stranger or a traveller, and count yourself among the people of the graves." Ibn 'Umar said: "In the morning do not wait for the evening, and in the evening do not wait for the morning. Take from your health before your sickness, and from your life before your death."
Riwayat: Jami' at-Tirmizi (2333) — Kitab az-Zuhd; asalnya dalam Sahih al-Bukhari (6416)
Sanad: Mahmud bin Ghailan → Abu Ahmad → Sufyan → Laith → Mujahid → Ibn 'Umar RA
Narrated in: Jami' at-Tirmidhi (2333) — Book of Asceticism; its core is in Sahih al-Bukhari (6416)
Chain: Mahmud bin Ghailan → Abu Ahmad → Sufyan → Laith → Mujahid → Ibn 'Umar RA
✔ Sahih (Darussalam)
☾ Hadis 5 — Hanya Amalan yang Kekal (Ayat 9–11)
☾ Hadith 5 — Only Deeds Remain (Verses 9–11)

حَدَّثَنَا الْحُمَيْدِيُّ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ، سَمِعَ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ، يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهُ ﷺ ‏"‏ يَتْبَعُ الْمَيِّتَ ثَلاَثَةٌ، فَيَرْجِعُ اثْنَانِ وَيَبْقَى مَعَهُ وَاحِدٌ، يَتْبَعُهُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَعَمَلُهُ، فَيَرْجِعُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ، وَيَبْقَى عَمَلُهُ ‏"‏‏.‏

Daripada Anas bin Malik رضي الله عنه, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Tiga perkara akan mengikuti jenazah: keluarganya, hartanya dan amalannya. Maka dua daripadanya akan kembali dan satu akan tetap bersamanya. Keluarga dan hartanya akan kembali, dan yang kekal bersamanya ialah amalannya.”
Anas bin Malik reported that the Messenger of Allah ﷺ said: "Three follow the deceased: his family, his wealth and his deeds. Two return and one remains. His family and wealth return, and his deeds remain with him."
Riwayat: Sahih al-Bukhari (6514) — Kitab ar-Riqaq; juga Muslim (2960)
Sanad: Al-Humaidi → Sufyan → 'Abdullah bin Abi Bakr bin 'Amr bin Hazm → Anas bin Malik RA
Narrated in: Sahih al-Bukhari (6514) — Book of Softening the Heart; also Muslim (2960)
Chain: Al-Humaidi → Sufyan → 'Abdullah bin Abi Bakr bin 'Amr bin Hazm → Anas bin Malik RA
✔ Sahih (Muttafaqun ‘alaih)
Bahagian 6
Section 6

Panduan Amalan Harian & Doa

Daily Practice & Supplication

🌅 Amalan Pagi

🌅 Morning

🌆 Amalan Petang

🌆 Evening

🌙 Amalan Malam

🌙 Night

Penutup & Doa

Closing & Supplication

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۖ إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ ١٢٧
"Ya Tuhan kami, terimalah (amal) daripada kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." — Al-Baqarah 2:127 (sebahagian ayat)
"Our Lord, accept (this) from us; indeed You are the All-Hearing, the All-Knowing." — Al-Baqarah 2:127 (part of the verse)

📥 Muat Turun eBook PDF

📥 Download eBook PDF

Kulit eBook Surah Al-'Adiyat

Dapatkan versi PDF lengkap Surah Al-'Adiyat: Sains & Kesihatan — PERCUMA

Get the complete PDF version of Surah Al-'Adiyat: Science & Health — FREE

Muat Turun PDF — PercumaDownload PDF — Free

📚 Sumber & Rujukan

📚 Sources & References

Al-Quran & Tafsir

Qur'an & Tafsir

  • Al-Qur'an al-Karim, Rasm Uthmani (Riwayat Hafs 'an 'Asim)
  • Abdullah Muhammad Basmeih — Tafsir Pimpinan Ar-Rahman (JAKIM)
  • Ibn Kathir — Tafsir al-Qur'an al-'Azim

Hadith

Hadith

  • Sahih al-Bukhari — No. 6439, 6514
  • Sahih Muslim — No. 91, 2958
  • Jami' at-Tirmizi — No. 2333

Sains

Science

  • Knutson B, et al. (2001). Journal of Neuroscience 21(16).
  • Kahneman D, Tversky A (1979). Econometrica 47(2).
  • Kasser T (2002). The High Price of Materialism.
  • Damasio A (2003). Looking for Spinoza.